40 Kesilapan Ibubapa Dalam Mendidik Anak-Anak

22 Oct

Menurut Pakar Motivasi, terdapat 40 kesilapan ibubapa dalam mendidik anak-anak iaitu :

1) Pemilihan jodoh tanpa memperhitungkan mengenai zuriat.
2) Perhubungan suami isteri tanpa memperhitungkan mengenai zuriat.
3) Kurang berlemah lembut terhadap anak-anak.
4) Memaki hamun sebagai cara menegur kesilapan anak-anak.
5) Tidak berusaha mempelbagaikan makanan yang disaji untuk anak-anak.
6) Jarang bersama anak-anak sewaktu mereka sedang makan.
7) Melahirkan suasana yang kurang seronok ketika makan.
8 ) Membeza-bezakan kasih sayang terhadap anak-anak.
9) Kurang melahirkan kasih sayang.
10) Sering mengeluh di hadapan anak-anak.
11) Tidak meraikan anak-anak ketika mereka pergi & pulang dari sekolah.
12) Tidak mengenalkan anak-anak dengan konsep keadilan.
13) Tidak memberatkan pendidikan agama di kalangan anak-anak.
14) Tidak terlibat dengan urusan pelajaran anak-anak.
15) Tidak programkan masa rehat dan riadah anak-anak.
16) Tidak menggalakkan dan menyediakan suasana suka membaca.
17) Mengizinkan anak menjamah makanan @ minuman yang tidak halal.
18) Tidak tunjuk contoh tauladan yang baik di hadapan anak-anak.
19) Jarang meluangkan masa untuk bergurau senda dengan anak-anak.
20) Terdapat jurang komunikasi di antara ibu bapa dan anak-anak.
21) Tidak menggunakan bahasa yang betul.
22) Suka bertengkar di hadapan anak-anak.
23) Senantiasa menunjukkan muka masam di hadapan anak-anak.
24) Tidak membimbing anak-anak supaya mematuhi syarat.
25) Memberi kebebasan yang berlebihan kepada anak-anak.
26) Terlalu mengongkong kebebasan anak-anak.
27) Tidak menunaikan janji yang dibuat terhadap anak-anak.
28) Tidak menunjukkan minat kepada aktiviti anak-anak.
29) Tidak memupuk semangat membaca di kalangan anak-anak.
30) Tidak berminat melayan pertanyaan atau kemusykilan anak-anak.
31) Tidak memberi perhatian terhadap buah fikiran anak-anak.
32) Lambat memberi penghargaan kepada anak-anak.
33) Kerap meleteri sesuatu kesilapan yang dilakukan oleh anak-anak.
34) Hukuman yang tidak setimpal dengan kesalahan yang dilakukan.
35) Sering mengancam dan menakutkan anak-anak.
36) Menghukum tanpa menyatakan kesalahan yang dilakukan.
37) Tidak konsisten dalam menjatuhkan hukuman ke atas anak-anak.
38) Memberi nasihat yang sama kepada anak-anak.
39) Tidak tegas mendidik anak-anak.
40) Tidak menggalakkan anak-anak hidup bekerjasama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: