Pesan Untuk Pendidikan Anak

1 Jul

Sesungguhnya nikmat (yang diberikan) Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak terhitung dan di antara nikmat-nikmat yang sangat agung  dan mulia adalah nikmat anak. Allah Ta’ala berfirman:

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia.” (Al-Kahfi: 46)

Nikmat yang sangat agung ini adalah merupakan satu amanah dan tanggungjawab bagi kedua orang tua dan akan ditanya tentang nikmat  tersebut  pada hari Kiamat, Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda:

“Masing-masing kalian adalah pemimpin dan masing-masing kalian (akan) ditanya tentang kepemimpinannya: Seorang imam adalah pemimpin dan dia (akan) ditanya tentang kepemimpinannya, dan seorang laki-laki adalah pemimpin dalam keluarganya dan dia (akan) ditanya tentang kepemimpinannya.” (Muttafaq ‘Alaih).

Allah Ta’ala berfirman, yang bermaksud:

“Wahai orang-orang yang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka.” (At-Tahrim: 6)


Ibnul Qayyim radhiyallah ‘anhu  berkata:

“Barangsiapa menelantarkan pendidikan anaknya dan meninggalkan apa yang bermanfaat buat mereka, maka dia telah merosakkkan masa depan anak; kebanyakan  anak tidak bermoral  hanya keranaa bapa  mereka  tidak peduli terhadap pendidikan mereka , sehingga para bapa  tidak dapat mengambil manfaat daripada anak, dan  anak (pun) tidak akan memberikan manfaat kepada bapanya ketika telah besar.”

Kepada seluruh ayah, ibu dan pendidik (kami berikan) pesan dan nasihat yang singkat semoga Allah memberikan manfaat dengannya:

1. Landasan utama dalam pendidikan anak-anak adalah menanamkan nilai ‘ubudiyah (peribadahan) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam hati mereka, serta memelihara dan menjaganya dalam diri mereka. Di antara nikmat-nikmat  Allah yang diberikan kepada kita adalah bahawa seorang anak dilahirkan di atas agama Islam, agama fitrah. Maka hal itu tidaklah membutuhkan kecuali menjaga dan memeliharanya serta senantiasa membantu mereka agar tidak menyimpang dan tersesat.

2. Ayah dan ibu dianggap beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala  ketika mendidik, berinfak, menjaga, mengawasi, dan mengajari (anak-anaknya) bahkan sampai ketika membahagiakan mereka dan bersenda gurau dengan mereka, apabila ayah dan ibu mengharapkan yang demikian itu, maka mereka akan mendapat pahala. Memberikan nafkah kepada anak-anak adalah merupakan ibadah sebagaimana Nabi Sallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda:


“Satu dinar yang engkau infaqkan di jalan Allah, satu dinar yang engkau infaqkan kepada hamba sahaya, satu dinar yang engkau sedekahkan kepada orang miskin dan satu dinar yang engkau infaqkan kepada keluargamu, yang paling besar pahalanya adalah satu dinar yang engkau infaqkan kepada keluargamu.” (HR. Muslim).

3. Haruslah mengikhlaskan (niat) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala  dalam mendidik anak, jika seorang pendidik menginginkan dunia maka keikhlasannya telah rosak. Tidak diragukan lagi bahawa tujuan mendidik anak adalah mencari pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala .

4. Do’a adalah ibadah. Para nabi dan rasul telah berdo’a untuk anak-anak dan isteri-isteri mereka:


“Wahai Rabb kami, berikanlah kepada kami isteri-isteri dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami.” (Al-Furqan: 74)


Dan ketika Ibrahim berkata:

“Wahai Rabbku jadikanlah negeri ini negeri yang aman serta jauhkanlah aku dan anak-anakku dari menyembah berhala-berhala.” (Ibrahim: 35)


Berapa banyak do’a-do’a dapat meringkaskan lamanya perjalanan tarbiyah? Pilihlah waktu-waktu dikabulkannya do’a dan jauhilah penghalang-penghalangnya, rendahkanlah diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan memohonlah di hadapanNya agar Allah memberikan petunjuk kepada keturunanmu dan menjauhkan syaitan daripadanya.

5. Wajib bagi Anda mencari harta yang halal dan menjauhi yang syubhat (samar) serta janganlah (sampai) engkau terjatuh dalam keharaman. Sesungguhnya telah sahih dari Nabi Sallallahu ‘alaihi wa sallam bahawa beliau bersabda:


“Setiap jasad yang tumbuh dari harta yang haram, maka neraka lebih pantas baginya.”


Ayah dan ibu jangan menyangka bahawa harta yang haram itu ada di dalam riba, mencuri dan rasuah semata-mata. Bahkan sampai ada dalam mensia-siakan waktu bekerja, dan memasukkan harta yang haram tanpa ada timbal baliknya. Maka kebanyakan para pegawai,  pengajar dan pekerja meremeh-remehkan pekerjaan mereka dan terlambat dari waktu kerja beberapa detik. Demikian pula memakan harta manusia dengan batil dan merampas hak-hak mereka. Pilihlah harta yang halal walaupun sedikit (jumlahnya) sesungguhnya di dalamnya ada berkah yang besar.

6. Teladan yang baik adalah merupakan tarbiyah yang sangat penting. Maka bagaimana (mungkin) anakmu bersemangat melaksanakan solat sedangkan dia melihatmu mensia-siakan solat? Dan bagaimana (mungkin) anakmu menjauhkan diri dari lagu-lagu dan komedi sedangkan dia melihat kedua orang tuanya senantiasa mendengarkannya?!

7. Sabar adalah hal yang telah dilupakan oleh sebahagiaan orang tua. Sabar adalah merupakan sebab-sebab terpenting dalam keberhasilan tarbiyah. Maka Anda wajib bersabar,  atas teriakan anak yang masih kecil dan jangan marah. Pahala dari Allah, saat menasihatinya dan jangan bosan, saat Anda menunggu anak agar dia keluar bersama Anda untuk solat, dan saat engkau duduk di masjid setelah solat asar agar anak Anda menghafal (Al-Qur’an) bersama Anda. Dan bergembiralah sesungguhnya Anda ada dalam jalan jihad.

8. Solat, adalah kewajiban yang sangat agung dan inti yang kedua dari kewajiban agama. Didiklah anak Anda agar  tahu tentang pentingnya dan agungnya kedudukan solat. Maka Nabi Sallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad:


“Perintahkanlah anak-anak kalian solat pada usia 7 tahun dan pukullah mereka (jika meninggalkan) solat pada usia 10 tahun.”


Wahai ayah janganlah Anda menjadi bodoh, yang mampu menyayangi anaknya dari dinginnya (hawa) pada musim dingin tapi  tidak mampu membangunkan anaknya untuk mengerjakan solat. Bahkan jadilah Anda di antara orang-orang yang berakal dan sayangilah anakmu dari api neraka  jahannam wal ‘Iyadzu billah, maka Baginda Sallallahu ‘alaihi wa sallam  telah bersabda:


“Barangsiapa mengerjakan solat Subuh secara berjamaah maka dia ada dalam perlindungan Allah.” (HR. Ibnu Majah).

9. Haruslah menjaga hak milik yang khusus dan bahagian-bahagian peribadi di antara anak-anak, serta bersikaplah adil terhadap mereka dalam pergaulan dan pemberian serta perhatian dalam pendidikan mereka.

10. Tumbuhkanlah dalam diri anak-anak Anda pengagungan terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala , mencintaiNya dan mentauhid-kanNya, dan peringatkanlah mereka tentang kesalahan aqidah yang engkau lihat serta peringatkanlah mereka dari terjatuh ke dalamnya. Perintahkan yang ma’ruf dan cegahlah dari yang mungkar serta doronglah mereka untuk melakukan hal tersebut, sesungguhnya hal itu menjadi penyebab tetapnya mereka di atas agama.

11. Kita berada dalam satu zaman yang di dalamnya telah tersebar fitnah dari segala sisi. Maka jadilah Anda sebagai orang yang membela nasib anak-anakmu. Hendaklah engkau mempunyai nasihat yang baik dalam memilihkan teman-teman mereka kerana sesungguhnya seorang tergantung sahabatnya dan Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda:


“Seorang laki-laki di atas agama teman dekatnya maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat kepada siapa dia berteman rapat.”
(HR. At-Tirmidzi, Abu Daud dan Ahmad).

Waspadalah jangan sampai Anda mengajak mereka ke tempat-tempat yang hanya membuang waktu sahaja atau tempat-tempat yang di dalamnya ada pelbagai kemungkaran. Jadilah Anda sebagai ayah, sahabat dan teman bagi mereka. Tumbuhkanlah sifat kejantanan dalam diri anak lelakimu dan serta sifat malu dan kesucian dalam diri anak perempuanmu, dan tauladan (dalam hal) pakaian, nasihat dan  persamaan serta janganlah Anda meremehkan keluarnya anak-anak.

Semoga Allah mengumpulkan kita, mereka dan orang tua kita di Syurga ‘Adn. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya semua.


Diterjemahkan oleh: Ummu Abdillah bintu Hasyim As-Salafiyah, dari buletin dakwah dengan judul:
“Washaya Litarbiyatil Abna'” terbitan Daar-Al-Qasim, Riyadh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: